Kantor Kejaksaan Negeri Maluku Tenggara
Evav.News, Tual- Tim Eksekutor Kejaksaan Negeri Maluku Tenggara akhirnya Siap melaksanakan eksekusi terhadap sejumlah Terpidana Korupsi di Kota Tual, Para Terpidana Korupsi yang suda Lama berkeliaran dan menghirup udara bebas itu bakal di eksekusi dalam waktu dekat.

Tekad pelaksanaan Eksekusi itu, disampaikan  Tim eksekutor Kejari Malra Chrisman Sahetapy selaku Kasi Tindak Pidana Khusus bersama Kasi Intel Iwan Darmawan kepada evav.news  di Tual (Rabu 06/2019), usai mengeksekusi  Terpidana Kasus Korupsi Pembangunan USB (Unit Sekolah Baru) SMA Negeri Tayando Tam Kota Tual atas nama Akib Hanubun (alias Akib) di lapas KLS II B Tual Rabu pagi.

Kasi Tindak Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejaksaan Negeri Maluku Tenggara Chrisman Sahetapy  menyampaikan,  Tim eksekutor Kejari Malra dalam waktu dekat juga akan mengeksekusi  terpidana Kasus Korupsi  lainnya, dan telah dibuktikan  dengan panggilan terhadap sejumlah Terpidana   yaitu Fatmawaty Kabalmay, Muhamad Imam Badil Tamherwarin Alias Dilan, Frederik Syahailatua alias Edi, Hamdi Tamher alias Hamdi dan Abdul Gani Tamher alias Gani.

" Kita dalam Waktu dekat akan mengeksekusi Terpidana Korupsi lainya,yang suda mempunyai kekuatan hukum tetap melalui Salinan Putusan, yang sudah di terima Kejari Malra yakni Fatmawaty Kabalmay, (Kasus Korupsi Penggunaan Dana Pemilihan Dan Pelantikan Kepala Desa di Kota Tual Tahun Anggaran 2011 pada Badan pemberdayaan  Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kota Tual) , Muhamad Imam Badil Tamherwarin Alias Dilan, Frederik Syahailatua alias edi, Hamdi Tamher alias Hamdi, (Tiga Terpidana Tindak Pidana Korupsi Pembangunan Pagar dan Lantai Halaman DPRD Kota Tual Tahun Anggaran 2014), Abdul Gani Tamher , (Terpidana Korupsi Bantuan UKM pada Dinas Koperasi Kota Tual Tahun Anggaran 2014, panggilanya suda kita layangakan sekalian sipakan Administrasi guna dilakukan Ekseskusi, " Tegas Sahetapy.

Lanjutnya, Selain Terpidana yang siap dieksekusi Kejari Malra ,ada juga Terpidana Korupsi Bantuan UKM Pada Dinas Koperasi Kota Tual atas nama  Adolop Semuel Tapotubun, dan Jismi Reubun,dan   terpidana Kasus Korupsi Makan Minum DPRD Kota Tual atas nama. Maimuna Kabalmay dan Ade Ohofutun, namun hingga kini JPU masih menunggu  salinan  putusan KASASI dari  Mahkama Agung  Republik Indonesia, " Ujarnya.(tim evav.news)

Posting Komentar

Google+