Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maluku Tenggara
Evav.News,Langgur- Keluarga Rettob dalam waktu dekat akan memasang Sasi (Hawear Balwirin)  atau tanda larangan di sejumlah fasilitas Pemerintah daerah Kabupaten Maluku Tenggara.

Sumber resmi media ini mengatakan Pada Hari Senin Tgl 17 Juni 2019, sekitar Pukul 21. 00 wit sampai Pukul 23.00 Wit telah melakukan pertemuan dengan Esebius Rettob selaku Toko Adat Marga Rettob Di Kediamanya di Ohoi Langgur Kecamatan Kei Kecil kabupaten Maluku Tenggara, dimana dalam pertemuan itu Esebius Rettob membenarkan bahwa dalam waktu dekat  berencana melakukan Pemasangan Sasi atau Hawear di Kantor Pemerintah Kab. Maluku Tenggara yang berada di Wilayah Petuanan Ohoi Langgur ,meliputi  Ohoi Watdek, Ohoijang,Pemda dan Ibukota Langgur.

“ Dalam Pertemuan, Pa Eby sampaikan bahwa Pemasangan Sasi/Hawear  belum pasti kapan pelaksanaanya,  karena Masih menunggu hasil Rapat Kesepakatan Bersama antara Marga Rettob (Langgur) Pejabat dan perangkat Pemerintahan Ohoi  Langgur, Marga Esomar  dan marga Jaflean (Ohoi Wain  yg membuat Sasi/Hawear), serta masih menunggu Kordinasi dengan  Kuasa Hukum marga yaitu pa Neles Kelanit dan Pa Yano Dumatubun,” ungkap Sumber.

Sumber mengatakan saat itu  Esebius Rettob Selaku Tuan Tanah dan Kepala Marga Rettob menjelaskan bahwa pemasangan Sasi atau tanda larangan itu   untuk menuntut Ganti Rugi kepada Pemerintah Kabupaten Malra, Dimana Tanah Seluas 120 Hektare  meliputi Watdek,Pemda,Ohoijang dan Langgur yang telah  dihibahkan Oleh Marga Rettob Langgur Tahun 1953 hingga kni belum ada Balasan atau Ganti Rugi,sehingga  Pihak Marga Rettob (Langgur) meminta ganti rugi Tanah Seluas 120 Heketare kepada Pemerintah Kab.Malra sebesar 320 Milyar.

Sumber menjelaskan  Rencana Pemasangan Sasi atau Hawear itu juga sebagai bentuk Kekecewaan kepada Pemerintahan Sekarang yang dipimpin  Bupati Malra Drs. H.M Thaher Hanubun, Hal tersebut dilakukan karena Bupati  dianggap tidak mewadahi dan mengesampingkan warga Ohoi Langgur dalam berbagai kepentingan.

Rencana pemasangan sasi oleh Marga Rettob  itu, tidak ditanggapi oleh Bupati Kabupaten Maluku Tenggara M.Thaher Hanubun, pasalnya hingga berita ini dipublikasikan Bupati belum dapat  dikonfirmasi, dihubungi beberapa kali melalui telefon genggamnya namun tidak menanggapi.(tim evav.news)

Posting Komentar

Google+