Komite Nasional Pemuda Indonesia
Evav.News,Langgur- Organisasi Katolik dan Organisasi  Muhammadiyah secara resmi,  menarik diri dari   DPD KNPI(Komite Nasional Pemuda Indonesia) fersi Rifai Darius di Kabupaten Maluku Tenggara.

Pemuda Katolik(PK),PMKRI(Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia) berkualisi dengan  Angkatan Muda Muhammadiyah ,IPM,IMM dan Nasyiatul Aisyiyah,   secara resmi bersepakat  mengundurkan diri dari Struktur kepengurusan DPD KNPI Kabupaten Maluku Tenggara dibawa kepemimpinan Muhamad mohan Hanubun.

Sekutu Organisasi Katolik dan Muhammdiyah cabang Maluku Tenggara, melalui konfrensi Persnya di langgur Kamis (5/9)  menyampaikan,  Ketua DPD KNPI Terpili telah berkhianat dan tidak komitmen terhadap hasil Musda yang melahirkan dirinya sebagai Ketua Terpili sehingga secara Organisatoris Organisasi Pemuda Muhammadiyah dan Organisasi Katolik Mengundurkan diri dari Kepengurusan KNPI Malra.

“  Kita Organisasi Muhammadiyah dan Organisasi Katolik secara Organisatoris,   resmi telah Bersepakat Mengundurkan diri,  dari Struktur kepengurusan DPD KNPI Maluku Tenggara,  dibawa kepemimpinan Muhamad Mohan Hanubun, karena Ketua terpilih Saudara Muhamad Mohan Hanubun,  berkhianat dan tidak komitmen terhadap hasil Musda ” ungkap  Pemuda Katolik(PK),PMKRI(Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia) dan  Angkatan Muda Muhammadiyah ,IPM,IMM dan Nasyiatul Aisyiyah, dalam rilisnya yang diterima Redaksi evav.News, Kamis Malam.

Terpisah Ketua KNPI Malra Demisoner, Jeremias Jimi Renyut,  dikonfirmasi menyampaikan, hingga hari ini tidak pernah diundang atau dilibatkan dalam semua proses ketika  Mohamad Mohan Hanubun terpilih  sebagai Ketua DPD KNPI Malra melalui Musda beberapa waktu lalu, sehingga Sekutu OKP yang mengundurkan diri dari DPD KNPI Malra saat ini,  merupakan bagian dari dinamika yang cukup tinggi,  maka  perlu adanya langkah-langkah Persuasif.

“ KNPI merupakan wadah berhimpun Pemuda  sehingga,  Pengunduran Diri dari Kualisi OKP merupakan persoalan yang cukup serius , karena ini terkait eksistensi KNPI di Maluku Tenggara, sehingga  perlu adanya langkah- langkah Komonikatif dan Persuasif,” tutur Renyut.   
Sementara itu Korda KNPI Maluku Tenggara, Ernest Jamlean mengatakan, Sesuai ADRT KNPI dan Mekanisme maka Muhamad Mohan Hanubun tidak layak dilantik jadi Ketua DPD KNPI Maluku Tenggara.

Hingga berita ini dipublikasikan Ketua KNPI Terpili Muhamad Hanubun belum dapat dikonfirmasi.
(tim evav.news)

Posting Komentar

Google+