Kecelakaan Pada Saat Pelaksanaan Proyek Galian Drainase Di Kiom Kota Tual yang Mengakibatkan Korban Muh Raharusun, Meninggal Dunia Pada Senin Soreh (15 Juni 2020) 
Evav.News- Proyek galian Drainase, (Galian Got Saluran Air) di Kiom Poros Jalan Patimura Kota Tual, menelan korban jiwa, atas nama Muh Raharusun.

Korban meninggal lantaran tertimpa yudik beton yang diangkut alat berat , Senin  15 Juni 2020, pukul 16.35 WIT bertempat di Jl.Pattimura, Kompleks PLN Lama, Desa Tual.

Kronologis kejadian yang diperoleh media ini menyebutkan, korban merupakan tukang dalam pelaksanaan  Proyek galian Drainase ( Galian Got Saluran Air ) yang dikerjakan oleh CV. Leyati,
dimana Sekitar pukul 16.32 WIT sebelum kecelakaan terjadi, Korban Muh Raharusun masuk kedalam lubang galian untuk mengatur kedudukan Yudik Beton, yang sementara dikerjakan, namun tiba-tiba  alat Eksafator (PC 75-3) yang dikemudikan Dani Samu-Samu, tidak memiliki keseimbangan, sehingga Yudik Beton jatu menimpah  Korban sehingga mengakibatkan Korban Meninggal Dunia di TKP. 

informasi yang diperoleh, alat yang digunakan Kontraktor merupakan "alat bekas yang tidak layak digunakan", berat Yudik Beton : 1,2 Ton sedangkan Eksafator PC 75-3.

Pantauan media ini, sekitar pukul (16: 45) Korban Meninggal Muh Raharusun (20) langsung dibawa ke RSUD Karel Sadsuitubun untuk dilakukan penanganan medis (visum), kemudian korban diantar ke kediamanya di Ohoitahit untuk disemayamkan .

Polres Malra melalui Satlantas dan Tim Identifikasi Polres Malra juga bergerak cepat tiba di TKP dan memasang Polis Line serta melakukan olah TKP terkait peristiwa yang merengut nyawa lelaki 20 tahun tersebut.

Menurut keterangan dari keluarga korban,  selesai prosesi pemakaman, keluarga akan mendatangi Polres Malra untuk membuat laporan Polisi.

Hingga berita ini dipublikasikan Kontraktor  direktur Cv Leyati belum dapat dikonfirmasi. (ela)

Posting Komentar

Google+