Kepala Kejaksaan Negeri Tual, Decky Dermawan .SH

Evav.News- Kepala Kejaksaan Negeri Tual, Propinsi Maluku, Decky Darmawan, SH,  diduga keras melakukan pembohongan public dengan  mengeluarkan  pernyataan tidak benar (hoax), seperti di beritakan sala satu media onlain S, yang dipublikasikan Kamis ( 06/08/2020 ), terkait persoalan tindakan tidak terpuji satpam kantor Kejaksaan Negeri Tual yang menghalangi Wartawan Tribun Maluku dan Pimpred Tualnews di Kantor Kejari Malra rabu kemarin.

Faktanya pernyataan Kejari, Decky Dermawan, bertolak belakang dengan kejadian yang sebenarnya, karena saat kejadian perdebatan dua wartawan Media Online di Kantor Kejaksaan, Rabu ( 05/08/2020 ), bersama Oknum Security Kejaksaan , bernama Simon, Kejari Decky Dermawan sedang berada diruang kerjanya, sehingga tidak melihat langsung fakta kejadian tersebut.


Menanggapi persoalan tersebut, Carteker Ketua PWI Kota Tual, Dulla Tusyek mengatakan, kepala Kejaksaan Negeri Tual Decky Dermawan mendahului keputusan hukum, karena terkesan melindungi staf dalam proses hukum.

“ Pernyataan Pa Kejari ini mendahului proses hukum yang sementara berjalan, di Polres Malra dan  terkesan melindungi stafnya dalam proses hukum, karena pernyataan beliau seakan-akan kami (wartawan) disalahkan,” Sesalnya.  

Lanjut kata dia, pernyataan Kepala Kejaksaan Negeri Tual, menunjukan kalau dirinya tidak memahami kerja Pers.

“ Pa Kejari  ini orang hukum, tapi pernyataanya, menunjukan kalau beliau  tidak memahami kinerja Insan Pers,’’ ujar Ketua PWI Kota Tual, Dulla Tusyek kepada media ini Kamis (6/8).

Bukti Percakapan Wartawan Dengan Kejari Tual
Sementara itu informasi yang diperoleh media ini menyebutkan, Pernyataan Kepala Kejaksaan Negeri Tual, Decky Dermawan tidak  sesuai fakta dan bukti yang benar-benar terjadi, karena saat insiden itu terjadi dua orang jurnalis yang dihambat, memenuhi semua aturan yang diberlakukan di kantor Kejari Tual.

Terpisah Pimpred Tualnews.com, Neri Rahabav Kepada Media ini mengatakan, pernyataan Kejari Tual, melawan lupa karena sesuai bukti percakapan  Wartawan tualnews.com, Josep Leisubun, Kamis ( 06/08/2020 ), pukul 16.00 WIT,  via pesan Whatshap ( WA ), terkait  pemberlakukan aturan baru di Kantor Kejaksaan Negeri Tual itu, Darmawan menegaskan, kalau dirinya ingin membangun Zona Integritas Kejaksaan Negeri Tual, termasuk aturan berpakaian seragam dinas bagi pegawai dan semua tamu tanpa terkecuali yakni pakai sepatu dan kemeja / Kaos berkrak.
“ Saya ingin bangun Zona Integritas di Kejaksaan Negeri Tual, oleh karenanya seluruh Pegawai harus taat kepada aturan, termasuk aturan berpakaian seragam dinas, demikian juga dengan semua tamu tanpa terkecuali, saat datang harus bersepatu dan memakai kemeja / kaos berkrak ,” ucap Pimpred Tualnews Neri Rahabav saat membaca ulang pernyataan atau percakapan, Kejari Tual, Decky Dermawan  melalui pesan singkat Via Watsaap.

Rahabav menyampaikan, Kepala Kejaksaan Negeri Tual, Decky Dermawan, merupakan orang Hukum yang sangat memahami Hukum terkait konsekwensi memberikan informasi atau keterangan tidak benar kepada  public , jadi nanti dilihat lagi kedepan, terkait perkembangan masalah ini.

Hingga berita ini dipublikasikan, Kepala Kejaksaan Negeri Tual, Decky Dermawan.SH belum dapat dikonfirmasi. (ela)

Posting Komentar

Google+