Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tual, Iwan. SH 

Evav.News- Aromah dugaan korupsi, Kolusi dan Nepotisme dalam penetapan pemenang tender proyek di Kota Tual, mulai tercium penyidik Kejaksaan Negeri Tual.

Informasi yang dihimpun Media ini menyebutkan, Akibat dari indikasi pemufakatan jahat dalam menentukan pemenang tender proyek, akhirnya  Penyidik Kejaksaan Negeri`Tual, Kamis (17/09/2020) memeriksa,   Ketua Pokja Pemilihan Konstruksi ( UKPBJ ) Pemkot Tual, Mustakim Rahakbaw.

Pantauan Media ini, Ketua Pokja Kota Tual, Mustakim Rahakbaw memenuhi undangan Kejaksaan Negeri Tual dan hadir di Kejari Tual sekitar pukul 10;48 menit, dengan kendaraan pribadi Mobil Ertiga warna putih, bernomor Polisi, De 1104 IA, didampingi sala satu staf bagian Hukum Setda Kota Tual.

Rahakabw terlihat hadir di Kejaksaan Negeri Tual, Menggunakan Kemeja batik berwarana biru, bercelana hitam, langsung menuju ruangan Kasie intel Kejari Tual, dengan ekspresi wajah yang cukup tegang.

Diketahui Ketua Pokja Kota Tual dimintai keterangan klarifikasi terkait laporan aduan masyarakat, Nomor ; 05/FPLRM/Maluku/2020, tanggal 31 Agustus 2020, perihal ; Sanggah Banding dan Laporan Dugaan KKN serta Pemufakatan mengatur pemenang lelang proyek LPSE Kota Tual.

Rahakbaw dicecar beberapa petanyaan oleh penyidik Kejari Tual sekitar dua jam karena hingga   pukul 12.00 WIT, Ketua Pokja Kota Tual ini terlihat barusan keluar dari Kantor Kejaksaan Negeri Tual menuju mobil yang ditumpangi dengan ekspresi wajahnya yang agak cemberut. 

Terpisah Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tual, Iwan, membenarkan permintaan keterangan Ketua UKPBJ Kota Tual, Mustakim Rahakbaw.

 “ Benar, kami hari ini meminta keterangan dari Ketua UKPBJ Kota Tual, dari jam sepulu tadi hingga jam 12 dan nanti akan dilanjutkan lagi hari ini,” tandas Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tual, Iwan kepada Evav.News, melalui telepon selulernya  Kamis (17/09).

Kata Dia, Ketua UKPBJ  dicecar 10 Pertanyaan, dan akan dilanjutkan hari ini sambil menunggu kedatangan yang bersangkutan.

“ Tadi kita istirahat jam 12, dan hari ini juga kita akan lanjutkan, tergantung  beliau kembali ke Kantor Kejaksaan Negeri Tual dengan membawah dokumen yang diminta, untuk permintaan keterangan lanjutan “ ujar , Iwan.

Iwan mengatakan, suda 3 Orang yang dimintai keterangan terkait persoalan tersebut.

“ Kami suda meminta keterangan dari Dua Orang pelapor,  tamba beliau (Mustakim Rahakbaw,Red), jadi kita belum bersikap nanti dari keterangan para pihak ini, baru kita simpulkan, naik ke Penyelidikan atau tidak,” Ungkapnya.


Posting Komentar

Google+