Ilustrasi

Evav.News
- Letupan janji manis Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara, tentang pembangunan jalan Trans Kei Besar yang akan  mulai dibangun tahun 2020 , hanya janji untuk menyenangkan hati masyarakat Malra, terutama masyarakat Nuhu Yut Kei Besar, faktanya janji manis tersebut hingga memasuki akhir tahun 2020 tidak ada tanda-tanda pembangunan seperti dijanjikan Bupati Malra, Drs.M.Thaher Hanubun.

Janji yang terkesan kosong itu,  hingga kini masih misterius, faktanya Pemda Malra belum menjawab, sampai kapan 1,24 Triliun seperti dijanjikan Bupati Malra untuk pembangunan jalan trans Kei Besar direalisasikan. 

Menanggapi persoalan tersebut, salah satu pemuda Kei Besar Delvin Ohoiulun mengatakan, Pemda Malra harus mempetanggungjawabkan janji terhadap Masyarakat Kei Besar kapan janji tersebut direalisasikan.

“ Kami Masyarakat Kei Besar menunggu janji manis ini, dengan harapan bukan hanya janji kosong untuk menyenangkan hati masyarakat guna memuluskan kepentingan-kepentingan tertentu,” ujarnya kepada Media ini di Langgur Minggu (11/10/2020).


Lanjut Kata Delvin, Masyarakat Kei Besar butuh bukti bukan janji retorika, karena yang sudah dilakukan mantan Bupati Malra, Ir.Anderias Rentanubun , Wakil Bupati Drs.Yunus Serang , dan Sekda Ir.Petrus Beruatwarin, beserta Pemuda kalah itu, telah menunjukan dedikasi kepada Masyarakat Kei Besar, dengan adanya  pembangunan beberapa ruas  jalan lingkar Kei Besar.  

“ Kalau ada janji bahwa jalan trans kei besar mulai dibangun tahun ini 2020,  berarti itu Hoax karena bagaimana mungkin ini sudah bulan oktober menjelang akhir tahun belum ada tanda-tanda pembangunan disana,” Ungkapnya.

Hingga berita ini dipublikasikan , Bupati Maluku Tenggara M.Tahaher Hanubun belum dapat dikonfirmasi.


Posting Komentar

Google+