Tampak Ketua Tim Penyidik KPK, Andre Dedy Nainggolan Bergegas Turun Dari Mobil Inova Hitam, Yang Ditumpanginya Selasa Pukul 10 Pagi Di Kantor BPKP Perwakilan Papua Di Jayapura. (Foto EN 007)

Evav.News
, - Selama Dua hari di Jayapura, Penyidik Lembaga Anti Rasua, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terlihat maraton memeriksa sejumlah pejabat teras Pemkab Mimika sebagai saksi, bagi  "tersangka''  Eltinus Omaleng (Bupati Mimika),  Martehen Sawy  Selaku Pejabat Pembuat Komitmen, dan Teguh Anggara,  selaku Direktur PT Waringin Megah, Dalam Kasus dugaan Korupsi penyelewengan  Dana  proyek pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 Tahap 1, Tahun anggaran 2015 di Kabupaten Mimika, bertempat di Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Papua, Jalan Pasifik Indah III, Pasir Dua Jayapura,  Selasa (10/11/2020), setelah sebelumnya pada Senin kemarin Penyidik Lembaga Anti Rasua itu juga terpantau  melaksanakan pemeriksaan terhadap beberapa saksi ditempat yang sama.

Penyidik KPK terpantau , Hadir di Kantor BPKP Perwakilan Papua, Selasa pagi  Pukul 10,   Empat  Orang  Penyidik KPK dipimpin  Andre Dedy Nainggolan selaku ketua tim, terlihat  menggunakan Mobil Inova berwarna hitam bernomor Polisi PA 1498 R.

Setelah Tibah Di Kantor BPKP, Penyidik KPK langsung masuk ke ruangan yang telah disediakan BPKP Perwakilan Papua.

Hingga siang ini terpantau, sejumlah saksi masih dicecar pertanyaan oleh penyidik KPK.

Diberitakan Media ini sebelumnya, sejumlah pejabat teras Pembkab Mimika  yang diperiksa Penyidk KPK diantaranya, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika, Ausilius You,  mantan Kadis Pendapatan Kabupaten Mimika, Cheryl Lumenta, mantan Asisten Daerah Bidang Kesra Kabupaten Mimika, Alfred Douw, mantan Kadis Sosial Kabupaten Mimika, Gerrit Jan Koibur, Kepala Cabang PT Darma Abadi Consultant, Muhammad Natsar, serta Direktur PT. Kuala Persada Papua Nusantara, M Ilham Danto.

“ Pemeriksaan dijadwalkan hari ini, Senin dan selasa besok , kami tidak bisa memberikan keterangan, langsung aja ke Humas KPK atau juru bicara KPK, ” Singkat  Ketua Tim Penyidik KPK, Andre Dedy Nainggolan, saat dicegat wartawan Media ini sambil bergegas masuk ke dalam mobil Inova Hitam yang ditumpangi, Senin (9/11) Kemarin.

Diketahui Proyek pembangunan gereja di Mile 32 Kabupaten Mimika, yang kini menjadi Objek penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), telah menghabiskan dana sebesar  Rp 161,8 miliar, namun hingga kini pembangunanya masih terbengkalai.

Berdasarkan data LPSE Kabupaten Mimika, pengerjaan konstruksi tahap pertama tahun 2015 menghabiskan dana Rp 46,2 miliar, disusul tahap dua tahun 2016 Rp 65,6 miliar dan tahap tiga tahun 2019 Rp 47,5 miliar. Pada tahun yang sama juga dicairkan dana untuk pengawasan sebesar Rp 2,5 miliar.(tim)


Posting Komentar

Google+