Juru Bicara Bupati Mimika, Yohanis Kemong

Timika, Evav.News
- Juru Bicara tidak resmi alias ilegal Bupati Mimika, Yohanes Kemong mengeluarkan pernyataan konyol yang terkesan membela kebobrokan Bupati Mimika yang diduga melakukan Tindak pidana  Korupsi dana pembangunan Gedung Gereja Kingmi Mile 32 Kabupaten Mimika.

Dalam video yang dibuat sendiri oleh Juru Bicara illegal Yohanes Kemong itu  diketahui  dibagikan  sendiri di group WA, Minggu (29/11), Yohanes meminta media Evavnews agar  tidak lagi mempublikasikan kebobrokan Bupati Eltinus Omaleng

Menanggapi Pernyataan juru bicara illegal Bupati Mimika ini, Aktifis Aliansi Pemuda Mahasiswa Malanesia (APMM)  Mega Verawaty mengatakan, Pernyataan Yohanis Kemong  terlihat "konyol" dan ingin  membentengi Bupati Mimika, dengan mencari simpati Warga Masyarakat  ditengah status tersangka sang pujaan hatinya  Bupati Eltinus Omaleng .

“ Pernyataan juru bicara illegal Bupati Mimika ini, terlihat konyol karena berupaya mencari simpati Warga Masyarakat ditengah Bupati menyandang status tersangka,” Ucap Mega di Jakarta Minggu (29/11).

Mega menyebutkan, Apa yang diberitakan media Evav.News di Kabupaten Mimika terkait dengan  kelakuan bupati Mimika,  Seperti Bupati menyebarkan video mesum MM yang mestinya sudah dipenjara, dan juga Bupati Mimika terseret dalam kasus dugaan  korupsi dana pembangunan Gereja Mile 32 Kabupaten Mimika yang sudah menghabiskan Rp 161 miliar namun masih terbengkalai merupakan fakta.

“ Orang ini ngomongnya ngaur saja, karena apa yang diberitakan media Evav.News   telah memberikan edukasi terhadap Masyarakat ,  Publik menjadi saksi apa yang dipublikasikan Media Evav.News  sesuai fakta yang terjadi , dimana Bupati telah menyandang status "tersangka diatas tersangka" , yaitu Bupati Mimika Eltinus Omaleng ditetapkan sebagai tersangka Penyebaran Video Porno oleh Polda Papua dan juga yang bersangkutan ditetapkan sebagai  tersangka dalam dugaan korupsi pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 Mimika,’’ tegas Mega.  

Bahkan, kata dia, pengacara nasional, Haris Azhar juga rela turun ke Timika hanya demi menghentikan kelakuan tiranisme dan otoriter  seorang Eltinus Omaleng.

" Kasihan rakyat Mimika hidup sengsara. Bupati melalui kaki tangannya meneror media demi menjaga kepentingan mereka," tegasnya.

Sementara itu Pimpinan Umum  Media Evav.News,  Ifo Rahabv  menegaskan Media  Evav News sebagai mata dan telinga masyarakat akan tetap mengkritisi dan mengawal status hukum Bupati  Mimika Eltinus Omaleng.

" Kami tidak punya kepentingan apa-apa, Evav.News tetap memposisikan diri sebagai Media yang professional , serta Media yang  menjadi mata dan telinga dari Masyarakat, sehingga Evav.News selalu tampil dengan  menyajikan informasi yang akurat dan terpercaya, sehingga memberikan edukasi yang benar terhadap public demi  menjawab kebutuhan public dalam memperoleh Informasi yang benar,” tandas Rahabav.

Ifo menyayangkan pernyataan juru bicara Bupati Mimika, Yohanis Kemong yang beredar di sejumlah Grup Watsaap di Mimika.

“ Sayang sekali ditengah penderitaan Masyarakat Mimika, masih ada oknum yang membela perlakuan Bupati yang sudah menyandang status tersangka, bahkan menuding media melakukan provokatif pada hal Media  selalu menyajikan Informasi yang akurat dan terpercaya, memang benar kata orang di Mimika Oknum  ini sedikit  Aneh, ’’ Ujarnya.

Rahabav mengaharapkan agar rekan-rekan Media di Mimika jangan takut mengkritisi kebijakan-kebijakan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Mimika  yang tidak pro terhadap Masyarakat.

“ Demi kesejahteraan Masyarakat , Kita berharap rekan-rekan Media di Mimika harus kritis dalam memberitakan  kendala  dan kepentingan Masyarakat di Mimika , baik dari sisi kehidupan social Adat dan Budaya  Masyarakat,  dari sisi perekonomian , kesehatan serta pendidikan demi  kesejahteraan di Timika kedepan,” Harapnya.

Dikatakan Rahabav,  hal kecil yang perluh diberitakan media di Mimika adalah Judi Togel yang kini merakyat di Kabupaten Mimika.(by Red)


Posting Komentar

Google+