Pemakaman Jenasa Covid-19 Di Kuburan Covid UN Pantai Kota Tual (Minggu/11/7/2021) 

Evav.News
- Masyarakat Kepulauan Kei, Maluku Tenggara dan Kota Tual diminta waspada dan tetap taat Protokol kesehatan, karena kasus positive covid-19 makin melonjak di Kepulauan Kei.

Sesuai data, yang diperoleh media Evav.News dari tim gugus tugas penanganan covid-19, dari hari Jumat hingga  hari minggu terhitung  lima orang telah meninggal karena terpapar Covid-19 di Kepulauan Kei, dua asal Kota Tual dan tiga asal Kabupaten Malra.

Dari Lima orang tersebut, Diketahui Dua orang meninggal pada hari jumat (9/7/2021), Satu Pasien asal Kabupaten Malra, dan satu asal Kota Tual, Kemudian pada hari Minggu (11/7/2021) Tiga Orang Pasien Covid-19 Meninggal satu warga Kota Tual dan dua orang warga Kabupaten Maluku Tenggara.

Dari lima orang pasien covid-19 Yang Meninggal, sala satunya Perawat Rumah sakit hati kudus langgur, yang Meninggal pada hari Minggu ( 11/7/2021) Siang, dan dimakamkan   di  pekuburuan Covid yang berlokasi di jalan poros Ohoi Namar Minggu malam.

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di Maluku Tenggara dan Kota Tual,   Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) Dan Kota Tual terus berupaya secara maksimal dalam penanganan.

Ketua Satgas Kabupaten Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, pada Senin (6/7/2021) pekan kemarin menjelaskan, Satgas Penanganan Covid-19 Malra telah  menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri tentang Pemberlakuan PPKM Berbasis Mikro di Luar Jawa dan Bali.

Selain itu, Satgas Penanganan Covid-19 Malra yang didukung oleh Kodim 1503 Tual dan Polres Tual akan melakukan Optimalisasi penerapan PPKM Mikro dan Operasi Yustisi secara berkesinambungan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Seluruh pimpinan OPD dan Camat diinstruksikan untuk menerapkan PPKM Berbasis Mikro.

" Sejumlah tugas dan tanggungjawab kepada OPD, misalnya Dinas Kesehatan meningkatkan kemampuan 3T (Testing Tracking dan Treatment), menyiapkan fasilitas pendukung pelayanan dan penanganan pasien Covid-19 secara maksimal," ucapnya.

Selain itu menurut Hanubun , Dinas Kominfo akan membuat peta sebaran Covid-19 berbasis pada Ohoi dan Kelurahan untuk menjadi perhatian masyarakat. 

" Dinas Pendidikan akan melakukan pengkajian kembali skema pelaksanaan pembelajaran di sekolah dan disesuaikan dengan zonasi wilayah," Ungkapnya.

Lanjut Hanubun, Dinas Perhubungan akan terus  memantau secara ketat pelaku perjalan pada pintu masuk ke Malra, yaitu Bandara Karel Sadsuitubun.

Badan Penangulangan Bencana Daerah bersama Kodim 1503 bersiaga untuk menangani jenazah pasien Covid-19.

Untuk para Camat dan Lurah agar meningkatkan kewaspadaan dan kontrol terhadap wilayahnya dengan mengkoordinasikan pembentukan posko penanganan Covid-19 di tingkat choi dan kelurahan serta melakukan pemantauan terhadap pelaku perjalanan yang datang dari luar Malra.

" Tokoh-tokoh agama juga dihimbau agar memperketat penerapan protokol kesehatan dalam kegiatan peribadatan serta mengikuti semua aturan yang diberlakukan secara nasional," Terangnya. (EN007)


Posting Komentar

Google+