Evav.News,- Komitmen Perusahan Listrik Negara (PLN) untuk menerangi daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) diwujudkan dalam bentuk kerja nyata terangi Nusantara hingga ke pelosok Negeri.
Terkait dengan itu, meski banyak hambatan namun PLN berhasil mengalirkan listrik kepada masyarakat Desa Tayando Yamtel Kecamatan Tayando Tam Kota Tual sebagai kado Ulang Tahun RI ke-76. 
Hal ini tentu saja membuat warga Tayando Yamtel berbahagia, karena selama ini warga. mengandalkan lampu pelita sebagai penerangan. 
Walikota Tual Adam Rahayaan, S.Ag., M.Si dalam sambutannya mengatakan, kerinduan listrik masuk desa ini sejalan dengan janji politiknya, namun semuanya itu disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. "Tetapi kerinduan itu bisa terjawab hari ini, apalagi bertepatan dengan momentum hari ulang tahun RI yang ke 76, sehingga saya bisa hadir secara langsung untuk meresmikan PLN di Tayando Yamtel," cetus Rahayaan. Dikatakan, dirinya saat ini sedang berkordinasi lanjut dengan pihak PLN untuk kiranya PLN yang ada di Desa Tayando Ohoiel, Langgiar, Yamru dan Tam segera dinyalakan sesuai keinginan masyarakat selama ini. 
"Semoga menyalanya listrik PLN di Tayando Yamtel ini membuat kualitas hidup masyarakat menjadi meningkat. Fasilitas publik seperti sekolah, puskesmas, kantor kecamatan, kepolisian dan lainnya kini dapat berjalan normal sehingga pelayanan warga lebih baik dan membuat geliat ekonomi menjadi lebih hidup," Imbuh Walikota. 

Sementara itu, Manager PLN Cabang (Persero) UP3 Tual Alexander J. Manuhuwa menyampaikan terimakasih kepada warga Tayando Yamtel serta pihak-pihak yang turut mendukung sehingga proses awal pengerjaan hinggah tahap pengeresmian berjalan dengan baik. 
Dijelaskannya, untuk tahap awal hanya 27 rumah yang teraliri listrik sesuai administrasi yang sudah diselesaikan, sementara untuk 455 rumah akan dinyalakan setelah menyelesaikan administrasi. 
Kemudian lanjut Manuhuwa, untuk tahap awal, PLN hanya beroperasi selama 6 jam, mulai dari pukul 6:00 hinggah 24:00 dan akan dilanjutkan bilamana ada penambahan beban pemakaian. 
"Olehnya itu, pada kesempatan ini kami meminta kepada warga agar memakai listrik secara resmi jangan illegal, sehingga menghindar dari dampak kebakaran atau dampak lainnya," pesan Manuhuwa.

Kegiatan di akhiri dengan peninjauan langsung ke lokasi PLTD ditandai dengan pengguntingan pita oleh Walikota Tual, didampingi Wakil Walikota Tual, Manager PLN Cabang (Persero) UP3 Tual, serta Kepala OPD, Camat Tayando Tam, Penjabat Kepala Desa Tayando Yamtel, BPD serta Tokoh Agama, Tokoh Adat dan warga.(BU)

Posting Komentar

Google+