Evav.News, Jakarta
- Mahasiswa yang tergabung didalam Aliansi Pemuda Mahasiswa Malanesia (APMM) besok Rabu 25 Agustus akan menggelar aksi demonstrasi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), APMM  mendesak KPK agar memeriksa Bos PT.Papua Akbar Bersatu, Muhamad Topan terkait proyek pembangunan markas baru Polda Papua di Jayapura, yang bersumber dari APBN senilai Rp.202 Milyar.

“ Selain mendesak KPK guna memeriksa direktur PT.Akbar Bersatu, APMM juga meminta KPK menelusuri aliran Dana proyek pembangunan markas baru Polda Papua,”  Tegas kordinator APMM, Dolan Alwindo di Jakarta Selasa (24/8/2021).

Aktifis anti korupsi ini mengatakan, setelah mengikuti perkembangan melalui  pemberitaan di Media, terlihat dengan jelas ada kejanggalan dalam proses pembangunan Markas baru polda Papua.

“ Kami ikuti perkembanganya,  ternyata kontraktor serta pihak Polda Papua melalui Irwasda mencoba menutup-nutupi perkembangan proses pekerjaan bangunan, yang dibiyayai Negara milyaran rupiah ini, kan aneh, Muhamad Topan selaku pihak ketiga yang mengerjakan proyek ini dan Irwasda selaku pihak yang mengawasi toh mereka gak tahu berapa dana yang sudah dicairkan serta berapa persen yang sudah dikerjakan secara fisik dalam pembangunan, ini yang menjadi alasan kami, besok menggelar aksi demonstrasi di KPK mendesak agar Muhamad Topan selaku direktur PT.Akbar Bersatu diperiksa sekaligus meminta KPK memeriksa aliran dana proyek pembangunan ini,” Jelas Dolan Alwindo.

Alwindo menegaskan, Bangunan yang dikerjakan dengan menggunakan anggaran Negara seharusnya diketahui Publik, sehingga benar-benar bermanfaat bagi Negara.

“ Ini anggaran dari Negara bukan anggaran pribadi,  jadi harus ada transparansi terhadap public,” ujarnya.

Sebelum mengakhiri penyampainya, Alwindo, mengharapkan agar Kapolri  Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. untuk memerintahkan Irwasum Mabes Polri turun ke jayapura agar memeriksa secara teliti proses Pembangunan markas baru Polda Papua.

“ Kami berharap yang terhormat  Bapak Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.,  memerintahkan Irwasum Mabes Polri turun ke Jayapura memeriksa secara teliti proses pekerjaan pembangunan markas besar Polda papua,” harap Alwindo.(En01)


Pewarta: By Redaksi.


Posting Komentar

Google+