Umar Rado

Evav.News, Tual
- Legislator DPRD Kabupaten Maluku Tenggara, dari Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA), Awaludin Rado bakal berurusan dengan Kepolisian Resort Tual.

Pasalnya, Oknum Wakil Rakyat ini, melakukan penganiayaan terhadap sala satu warga, Umar Rado hingga babak belur.

Korban Umar Rado mengatakan, penganiayaan yang dilakukan Awaludin Rado terhadap dirinya  sekitar pukul 11 Siang hari Kamis (2/9/2021), bertempat di Kediamanya, yakni Kos-kosan, blakang Kantor Samsat Lama berdekatan dengan Kantor KPU Kota Tual.

" Pelaku (Awaludin Rado Red) datang ditemani kakaknya, Yani Rado datang ke kediaman Saya, disaat pelaku melihat Saya sementara di dalam kos-kosan, tanpah salam dari mereka berdua, langsung masuk ke dalam kamar kost, langsung  melayangkan pukulan terhadap Saya dengan menggunakan kepalan tangan, berulang-ulang sehingga menyebabkan kening pelipis saya pecah sehingga banyak mengeluarkan darah, wajah Saya juga mengalami memar, " ungkap korban Umar Rado.


Umar Rado menyampaikan Pelaku tersinggung dengan unggahan status Facbook dirinya, sehingga melakukan penganiayaan terhadap dirinya, padahal unggahan status yang dibuat tidak menyinggung nama dari pelaku di akun Media Sosialnya.

" Apa yang dilakukan terhadap diri Saya, sudah terlalu berlebihan, sehingga Saya dan Keluarga sudah sepakat, tidak akan damai dengan pelaku, Saya sudah secara resmi melaporkan ke Polisi, jadi Saya dan Keluarga serta  pihak pelaku, harus menghormati proses hukum yang sementara berjalan di Polres Tual," ucap Umar.


Terpisah Kapolres Tual, AKBP. Dax Emannuelle Samson Manuputy dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya mengatakan, menindaklanjuti Laporan dari korban, maka rangkaian proses penyelidikan telah dilakukan.

" Semalam beberapa saksi sudah Kita ambil keterangan mereka, termasuk korban, untuk kelanjutan nanti konfirmasi ke Kasat Reskrim biar lebih jelas," Singkat Kapolres.

Sementara itu Keluarga dari Umar Rado mengharapkan agar Penyidik Polres Tual mempercepat proses hukum kasus tersebut.

" Sebagai Keluarga dari Umar Rado selaku korban, berharap agar pihak Kepolisian bekerja provesional, sehingga mempercepat proses hukum kasus ini, agar ada efek jerah," ungkap Iden Rado sepupu dari Korban.

Hingga berita ini dipublikasikan, Awaludin Rado belum dapat dikonfirmasi. (EN007)







Posting Komentar

Google+