Tersangka Saat Dipampang, Saat Polres Tual Menggelar Press Release

Evav.News, Tual
-  Polres Tual berhasil mengungkap penyelundupan narkotika jenis Tembakau Sintetis yang dikirim melalui jasa pengiriman TIKI.

Narkotika golongan I seberat 35,26 gram itu dikirim melalui transportasi laut KM. Sabuk Nusantara 103.

Barang haram itu, diamankan dari tangan AFR alias Amri, 31 tahun, warga Wearhir, Kelurahan Ketsoblak, Kota Tual.

"Iya benar. Tembakau sintetis seberat 35,26 gram itu terungkap pada Sabtu (2/10/2021) sekitar pukul 12.30 WIT," ujar Kapolres Tual, AKBP Dax Emmanuelle Samson Manuputty, Kamis (14/10/2021).

Penyelundupan zat adiktif ini berhasil terungkap atas kerjasama dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Cukai (KPPBC TMC Tual).


Kapolres mengatakan, Kasus itu terungkap  saat tim Satresnarkoba Polres Tual memperoleh informasi dari sumber terpercaya pada Selasa (28/9/2021) pagi.

" Informasi diterima mengenai adanya pengiriman barang berupa paket menggunakan ekspedisi Jasa pengiriman TIKI dari Jakarta-Ambon-Tual," Ungkapnya.

Samson menyebutkan, Berdasarkan keterangan itu, tim melakukan penyelidikan. Mereka berkoordinasi dengan Bea Cukai Tual untuk memonitor (pelacakan) perjalanan paket dari Jakarta-Ambon-Tual melalui sytem IT (pengiriman barang dalam Negeri).

Esok harinya atau Rabu (29/9/2021) sekitar pukul 10.00 WIT, penyidik kembali memperoleh informasi dari Bea Cukai Tual. Barang terlarang itu sudah tiba di Ambon, dan akan dikirim melalui angkutan laut atau udara.

" Setelah menerima info ini, tim penyidik berkoordinasi dengan pihak Bandara Karel Satsuitubun agar dapat menempatkan personil, Penyidik juga berkoordinasi dengan ekspedisi jasa pengiriman TIKI, JNE, JNT dan Kantor Pos & Giro Tual,  guna mengantisipasi tibanya paket yang diduga narkotika tersebut," jelas Kapolres.

Kata Samson, dari hasil kordinasi, tim pemberantasan narkoba Polres Tual pada Kamis (30/9/2021) kembali mendapat informasi kalau barang ilegal itu, akan dikirim melalui jalur laut.

Sesuai Informasi yang diperoleh, Tembakau gorila itu dikirim melalui kapal Pelni yakni KM. Sabuk Nusantara 103, yang sementara berlayar dari Ambon tujuan Tual dan rencana tiba pada hari Sabtu (2/10/2021) sekitar pukul 04.00 WIT.

" Setelah memperoleh informasi ini, tim penyidik Satresnarkoba Polres Tual, langsung ditempatkan di Pelabuhan Jos Sudarso Tual, menunggu Kapal KM Sabuk Nusantara yang  sandar di Pelabuhan Tual pada pukul 10.00 WIT, kemudian tim bekerja cepat melakukan penyelidikan terkait paket TIKI dengan tekhnik surveilance terhadap barang dan orang.Penyelidikan dilakukan hingga ke tempat TIKI yang berada di Desa Langgur (jalan Langgur-Kolser)," tandas Kapolres.

Kapolres Menjelaskan, Setelah paket itu dipastikan tiba di Jasa Pengiriman TIKI yang bertempat di Ohoi Kolser, Penyidik kemudian bersama- sama dengan Bea Cukai, melakukan pemeriksaan.

" Setelah diperiksa,  benar paket itu berisi tembakau sintetis," sebutnya.

Kemudian lanjut Kapolres, Tim Setelah memastikan barang paketan itu berisi narkotika, petugas kembali menyerahkan paket tersebut kepada pihak TIKI, Sementara tim melakukan pembuntutan terhadap pemilik paket.

" Pada pukul 12.30 WIT saudara Amri tiba di Kantor TIKI. Ia masuk dan mengambil paketan itu. Saat keluar dan hendak membuka pintu mobil, petugas langsung menyergapnya," tandas Kapolres.

Kapolres menambahkan, Pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan di tahan di rumah tahanan Polres Tual.

" Tersangka dijerat  dengan pasal 114 ayat (1), pasal 115 ayat (1) dan pasal 111 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup dan atau paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit satu miliar dan paling banyak sepuluh miliar rupiah," tegas Kapolres.

Kapolres menjelaskan, Barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka yaitu, selain tembakau sintetis, juga diamankan sebuah Handphone Vivo Y12 hitam, dan satu mobil merk Datsun warna putih B 2439 TKE. (En08)

by.Redaksi

Posting Komentar

Google+