Kepala Kejaksaan Tinggi Papau, Nickolaus Kondomo

Evav.News, Jakarta
- Aliansi Pemuda Mahasiswa Malanesia (APMM) memberikan pernyataan keras terhadap kepemimpinan Nickolaus Kondomo sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, yang terkesan membiarkan Sejumlah Perkara skandal dugaan Korupsi yang hingga kini masi mengendap di laci penyidk Kejati Papua.

" Perkara yang dibidik Kejaksaan Tinggi Papua tak kunjung sampai ke tahap penetapan tersangka, bahkan ke tahap penuntutan dan peradilan sehingga memiliki keadilan hukum, sehingga kami menilai Kejaksaan tinggi Papua Mandul dan hanya pandai bersilat lidah," ujar Kordinator APMM, Dolan Alwindo melalui keterangan tertulis yang diterima Media ini, di Jakarta Selasa (1/10/2022).

Aktifis anti korupsi ini menegaskan, Sesuai catatan dan data yang dimiliki APMM, ada beberapa perkara  dugaan tindak pidana korupsi yang hingga kini masi mengendap di laci penyidik Kejaksaan Tinggi Papua.

" Kami punya data, Diantaranya skandal dugaan Korupsi Bupati Boven Digoel, dugaan korupsi APBD Biak Numfor, dugaan korupsi pada Dinas Pendidikan Provinsi Papua, dan yang terbaru skandal dugaan korupsi Pesawat dan Helikopter di Timika, perkara ini belum ada kejelasan hukum," ucap Alwindo.

Kordinator APMM ini menyebutkan,  perkara skandal korupsi yang sudah disebutkan, merupakan perkara dengan indikasi kerugian Negara milyaran rupiah dan melibatkan pejabat kelas kakap, sehingga kepemimpinan Nickolaus sebagai Kejati Papua patut dicurigai.

" Kejati Papua dalam menangani perkara, biasanya pandai bersilat lidah di Media namun faktanya tidak ada tindaklanjut," tegas Alwindo.

Lanjut Alwindo, Mengendapnya sejumlah kasus korupsi di Kejati Papua, menunjukan Mandul-nya Kejati Papua dalam melakukan penegakan hukum di Papua.

" Wajar kalau publik tidak percaya dengan institusi Kejaksaan dalam penegakan hukum di Papua, karena Kejati Papua mandul dan hanya pandai bersilat lidah," ujar Alwindo.

Kata Alwindo, dalam waktu dekat Aliansi Pemuda Mahasiswa Malanesia akan menggeruduk  Gedung Kejaksaan Agung untuk meminta Jaksa Agung secepatnya memberhentikan Nickolaus Kondomo dari jabatanya selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Papua.

" Kami akan menggelar Aksi demonstrasi dan duduki Gedung Kejaksaan Agung bilah sejumlah perkara yang sudah disebutkan diatas  belum ada tindak lanjut dari Kejati Papua," jelas Alwindo.(Jecko)






Posting Komentar

Google+